Lightroom vs Photoshop

Posted: March 4, 2013 in Lightroom, Photoshop
Sampai sekarang saya masih mendengar pertanyaan yang intinya menanyakan mana yang lebih bagus pake Lightroom atau Photoshop dalam mengedit foto, malah ada lagi yang bilang kalo Lightroom gak bagus dari Photoshop untuk satu hal dan Photoshop juga kurang enak dalam hal lain dibanding Lightroom. Mungkin bagi yang sudah memakai kedua program dari Adobe ini : Lightroom dan Photshop serta mengerti perbedaan kedua program ini akan senyum senyum sendiri dengan pendapat pendapat tersebut🙂.


Saya sendiri menggunakan kedua program ini untuk melakukan editing pada foto, dari kamera file RAW saya transfer dulu ke komputer dan langkah pertama saya lakukan pengeditan di Lightroom kemudian dari Lightroom di eksport langung ke Photoshop, disini sudah dapat dilihat karena dari Lightroom tidak ada menu “save” atau “save as” namun yang ada adalah “Export” berarti Lightroom ini merupakan program yang salah satu fungsinya dirancang untuk menyempurnakan pre-editing dari program lain.
Untuk simpel nya bagi saya, Lightroom saya gunakan untuk melakukan editing yang lebih detail pengganti Adobe RAW di Photoshop. Seperti gambar berikut, miripkan menunya ? 


Kesimpulan saya, perbedaan mendasar nya adalah Lightroom adalah software pengolah photo yang cocok untuk para Fotografer, Aplikasi ini memang sangat baik jika digunakan untuk mengolah photo secara profesional, berbeda dengan Adobe Photoshop yang diperuntukan selain retouch photo juga untuk membuat suatu manipulasi photo, sedangkan Adobe Photoshop Lightroom lebih ke arah Retouch photo dan permainan efek warna.


Dari sebuah artikel lain disini, dijelaskan beberapa kelebihan dari Lightroom.

1. Lebih efisien alias hemat waktu dan tenaga
Jika anda banyak melakukan pengambilan photo maka dengan Lightroom anda tidak usah membuka banyak layer, photo akan ditampilkan secara thumbnails. dan mempermudah anda untuk memilih dan mengedit secara mudah dan cepat.


2. Tampilan program cocok untuk fotografer
Tool dan fungsi yang ada di Lightroom lebih sederhana dan tidak ribet dengan fitur-fitur lainnya, fitur yang disediakan lebih ke arah penggunaan efek warna, crop, preset, dan ukuran pixel.

3. Cukup perkasa dan kaya fitur
Selain fitur standar fotografer di Lightroom juga menyediakan beberapa fitur lainnya seperti menghilangkan jerawat, noise dan bercak pada photo.

4. Tethered shooting
Jika anda bekerja di Studio photo, maka Lightroom sangat wajib dimiliki karena aplikasi ini bisa langsung terhubung dengan kamera dan komputer dengan USB sebagai penghubungnya, Saat anda melakukan pengambilan gambar secara otomatis photo akan tampil dilayar komputer.

5. Non-destruktif editing
Seperti halnya photoshop, aplikasi ini juga mecatat semua histori pengedita, jadi jika kita melakukan kesalahan di step lanjutan maka bisa kembali ke step sebelumnya. 

6. Pilihan preset yang banyak
Hal ini sangat berguna untuk mempermudah dan mempercepat waktu kerja editing. Fungsi preset di Lightroom mirip dengan “Action” di Photoshop, namun dengan kemudahan untuk melakukan editing ulang setelah preset diaplikasikan pada foto. Untuk jelasnya saya akan bagikan salah satu preset Lightroom saya pada postingan Free Preset Lightroom.

7. File manajemen
Seperti halnya ACDsee, Lightroom juga digunakan untuk melakukan manajemen file photo, mengelompokan photo sesuai jenis, ukuran, tanggal. dll

Apa yang tidak bisa dilakukan di Lightroom? Lightroom tidak bisa memanipulasi objek. Sehingga jika ingin melakukan editing lebih lanjut, bisa dilakukan di Photoshop.

Salam,



——————————————————————-
www.purnawanhadi.com
Twitter : Pelukis Cahaya
FB Fan Page : Pelukis Cahaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s