Kenapa Makan Babi itu Haram ?

Posted: June 15, 2011 in the road

Pertanyaan ini muncul saat kemaren pagi sewaktu saya baru sampai di ruang kerja di kantor. Saat itu beberapa teman yang sudah duluan datang tengah berbincang bincang tentang bekal yang mereka bawa. Sampai akhirnya pada topik kenapa untuk umat muslim Daging Babi diharamkan untuk dikonsumsi dalambentuk apapun.

Karena diruangan kerja saya diantara semua staf yangada hanya saya seorang yang Muslim, maka tak ayal lagi pertanyaan itu ditujukan kepada saya. Kenapa makan Babi itu haram ?  Saya bingung menjawabnya, bukan karena saya bingung dengan aturan yang sudah tertulis jelas  di Al-Qur’an, namun bingung memberikan jawaban yang baik, bisa diterima dan tidak menyinggung perasaan teman teman non Muslim yang di daerah ini memang menjadikan Daging Babi sebagai salah satu makanan pokok dan favorit.

Awalnya saya mencoba menjelaskan bahwa informasi tentang Babi dan hal yang berkaitan dengan Babi itu dilarang karena sudah ketentuan dan tertulis dalam Kitab Suci Islam yaitu Al-Qur’an, sebenarnya jika peraturan itu sudah jelas tertulis kita tidak perlu lagi mempertanyakannya karena kalau bagi saya hal tersebut adalah sebuah aksioma. Tapi jika dilihat dari segi kesehatan, daging babi memang tidak baik buat kesehatan, dengan kadar lemak yang tinggi melebihi daging hewan lainnya sehingga resiko akan penyakit yang akan diterima oleh orang yang mengkonsumsinya juga lebih tinggi.

Salah seorang teman saya menimpali bahwa di Agama nya sebenarnya juga ada ketentuan yang menyarankan orang dengan golongan tertentu dilarang memakan daging babi, yang dimaksud oleh teman saya ini adalah para pemuka agama karena dilihat dari segi sifat babi yang tamak, rakus dan pelarangan tersebut untuk mencegah sifat sifat negatif tersebut ikut masuk kedalam tubuh manusia yang memakannya.

Wuih… lumayan tenang saya mendengar penjelasan demikian, karena jika berbicara tentang hal yang sifatnya boleh dan tidak boleh apalagi menyangkut Agama, tentu saja saya tidak mau berdebat. karena hanya akan menjadi perdebatan yang tak berujung. Saling menghormati keyakinan dan Agaman adalah hal yang paling utama untuk perdamaian dan suasana yang positif.

 

Salam,

 

 

Comments
  1. Betul sekali mas,,,Dan kalau mas perhatikan sebenarnya larang itu bukan di tujukan hanya Islam saja…Menjadi suatu bukti bahwa dahulu Agama itu satu,,,namun gara2 dengki sebagaian pemuka Agama (Anda tau lah) jadi berubah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s