The New World Order

Posted: January 4, 2011 in history - another story of our world

Tulisan ini akan membahas tentang sedikit latar belakang sejarah yang sangat kelam dari masa abad pertengahan, sebuah masa yang sampai sekarang kebenaran sejarahnya masih belum bisa terungkap secara jelas karena banyak nya kepentingan kekuasaan dan sangkut pautnya dengan  kepentingan Agama. Saya akan menulis ulang beberapa hal yang saya anggap bisa untuk dijadikan tambahan pengetahuan, sumber nya akan saya tuliskan. Jika pembaca termasuk orang yang beragama, tolong jangan lihat tulisan ini dari sisi agama yang anda anut, coba lihat dari sisi makro, bahwa paganisme adalah sebuah gerakan yang ingin menguasai dan menghancurkan semua Agama yang ada di muka bumi… Gerakan itu sering disebut sebagai  The New World Order.

The New World Order, sebuah propaganda dan sebuah konspirasi global tentang pembentukan tata dunia baru. Tata dunia dimana sebuah dunia yang bebas dari agama Kristen, Islam dan Yudaisme. Tidak ada lagi orang-orang yang bersujud di hadapan tuhan, terlepas dari dogma-dogma agama, yang mereka anggap menyesatkan. Sebuah zaman pencerahan, kemenangan bagi illumanatus yang tercerahkan. Dimana Ilmu pengetahuan yang memuja lucifer (iblis) mengalahkan agama. Pernahkah kita membayangkan jika pemimpin Negara, CEO, pembuat kebijakan pemerintah adalah penyembah setan? Ada begitu banyak pemimpin tertinggi Amerika adalah penyembah setan, dan bersedia menjadi pelayannya. Mereka dikontrol oleh setan melalui Occult (Okultisme). Komunitas tersembunyi yang tidak pernah di ekspose, yang pada intinya merupakan bagian dari penyembahan ini.

Mungkin kita akan kaget  jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).

Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas)

Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.

Ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra).

Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa A.S.

Hingga sekarang, di zaman modern ini, gerakan The New World Order merupakan gerakan yang sangat licik, dimana mereka merencanakan melakukan “Nazifikasi” negara-negara Barat pada tahun 2012 dan akan menghukum semua orang beriman, dengan dalih perang melawan teror serta akan menghancurkan perekonomian dunia. Hal ini sudah dimulai sejak beberapa dasawarsa terakhir. Konspirasi terorisme global, penyakit-penyakit menular HIV-AIDS, H1N1, Busung lapar dan kekurangan gizi, harga-harga yang tidak terkendali, terjadinya krisis global dan lain sebagainya merupakan permainan kelompok ini.

Lebih jauh lagi mereka menggunakan media untuk meracuni tiap pikiran manusia dan memasukkan faham-faham mereka sehingga kita mengakui dan mulai terbiasa, walau tanpa paksaan tentunya tanpa sadar. Sebut saja Hollywood dengan film-film terbaik mereka yang lebih banyak mengandung provokasi. Saya juga sangat menikmati film tersebut, sebut saja Angels & Daemons, National Treasure hingga Transformer II, sangat menghibur dalam serangan yang mematikan, dimana sarat dengan transformasi NWO Agenda dan Occult Symbols.

Bagi mereka Kerajaan cahaya – sebutan untuk dunia baru – adalah kunci untuk semua umat manusia untuk mendapatkan apa yang diharapkan dan diinginkan. Setiap hari, ilmu pengetahuan selalu berkembang menuju kesempurnaan menuju Kerajaan cahaya dimana bersama-sama sebagai sumber pengetahuan lengkap, dapat diakses oleh semua orang. Pengetahuan adalah sumber kekuatan,bukan iman, merupakan kunci yang membuka misteri keberadaan.

Jika banyak orang mempercayai tahun 2012 sebagai tahun terjadinya kiamat, namun menurut sumber-sumber mereka, tahun tersebut merupakan tahun bermulanya The New World Order. Tepatnya tanggal 21 Desember 2012, dimana tanggal itu merupakan tonggak kehancuran umat manusia dan kemenangan bagi mereka.

Sumber :

http://misteridunia.wordpress.com/2008/09/27/amerika-dan-satanisme-part1/

http://azaxs.net/2009/09/the-new-world-order.htm

Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s