Nabi Nuh dan Kapalnya bukanlah berasal dari bumi ini….

Posted: May 8, 2010 in Nabi Nuh

Fox News, Jumat 30 April 2010, menyebutkan, penemuan di Gunung Ararat di Turki tersebut bisa jadi memang benar kapal Nabi Nuh, tapi bisa juga salah. Kalaupun tidak terbukti bahwa itu adalah kapal Nabi Nuh, mereka yang percaya tidak akan berhenti mencari di tempat lain.

Beberapa orang berpendapat bahwa kayu kapal yang diambil gambarnya tidak cukup kuno, tidak ada gambar lokasi untuk memverifikasi situs itu, tidak ada pakar independen yang melihat data tersebut, dan tidak ada bukti bahwa di Bumi pernah terjadi banjir dahsyat. (http://dunia.vivanews.com/news/read/148052-penemuan_kapal_nabi_nuh_diragukan)

Baiklah, saat ini saya mau menuliskan sebuah tulisan yang mendukung pakar tersebut, memang tidak ada bukti bahwa di bumi pernah terjadi banjir dahsyat dan Nabi Nuh berada di banjir tersebut… karena Nabi Nuh memang bukanlah berasal dari bumi ini. Tulisan ini saya ambil dari Flying Book yang ditulis oleh KH. Fahmi Basya, The Last Kalampayan. Seorang Ahli Matematika yang menelaah Al-Quran berdasarkan ilmu matematika.

Begini….

Sebenarnya Nuh berasal dari suatu Planit tua yang hampir punah. Oleh sebab itu Nuh adalah rasul terakhir di planit tua itu. Pada surat ke 26 dari Al-Quran, dikatakan bahwa telah berlalu rasul-rasul sebelum Nuh. Lantas kalau di zaman Nuh itu terjadi kemusnahan, jelas bahwa Nuh adalah rasul terakhir di bumi tua itu. Tidak heran kalau umur beliau mencapai 950 tahun.

Dalam pada itu, membicarakan Nuh, mau tidak mau kita harus membicarakan tentang Ibrahim, karena golongan Nuh yang ditenggelamkan dikatakan sebagai golongan Ibrahim pada data (037,082-083).

Jadi dari data ini terlihat bahwa Ibrahim lebih dulu lahir dari Nuh di Planit tua itu. Kita katakan demikian, karena Nuh dan Ibrahim diutus pada satu daerah yang sama, seperti digambarkan pada data (057,026).

Dapat disimpulkan bahwa sebelum Nuh lahir di planit tua itu, telah lahir Ibrahim dan Luth. Pemuda yang radikal ini melakukan tantangan kepada kaumnya yang menyembah berhala. Yang beriman kepada Ibrahim pada waktu itu hanyalah pemuda yang bernama Luth, disebut pada data (029,026).

Karena Luth yang beriman kepada pemuda Ibrahim, maka mereka berdua diselamatkan dari planit tua itu. Dua pemuda ini diterbangkan ke bumi kita sekarang. Di sinilah keperluan peristiwa Isra’ Mi’raj yang memproklamirkan bahwa ada manusia yang diterbangkan. Ia memberikan wawasan yang luas kepada alam fikir manusia, agar mereka tidak berpandangan sempit terhadap areal kehidupan manusia.

Kalau pada Al-Quran surat ke-29,ayat ke-26 dikatakan bahwa Luth berkata bahwa ia akan berpindah ke Rabbi, maka pada data (037,099) Ibrahim mengatakan bahwa ia akan pergi ke Rabbi.

Tetapi sebelum ayat ini, yaitu Al-Quran Surat ke-37, ayat ke-88 mengatakan bahwa Ibrahim melihat ke Nujum (bintang ?), seperti ia melihat ke angkasa, seperti ia mengetahui tanda-tanda waktu yang tepat untuk berjalan melalui Al-Ma’arij.

Al-Hasil, Ibrahim dan Luth diselamatkan ke bumi kita ini, selaku bumi muda pada waktu itu. Selisih waktu antara bumi tua dan bumi muda adalah, sehari di bumi muda, seperti 1000 tahun di bumi tua. Hal ini mungkin karena perbedaan lintasan rotasi planet, dan posisi bintangnya. Kita bayangkan kenapa waktu di bumi bisa lebih lama dari pada waktu di venus, karena lintasan bumi jauh lebih besar dari Venus.

Dan pada Al Quran Surat ke-021, ayat ke-60 menegaskan bahwa Ibrahim selaku pemuda di planit tua itu. Ibrahim mendarat Syam sebagai pintu gerbang bumi. Dan nanti Nuh pun mendarat di sini, karena gunung Ararat tempat ditemukan sisa kapal Nuh itu masih di sekitar negeri Syam.

Jadi baru sekiitar 1 hari Ibrahim di bumi kita ini, maka planit tua yang ditinggalkannya itu sudah berlalu waktu 51.000. tahun. Mungkin Nuh baru lahir di sana atau sudah lahir sebagai Rasul terakhir.

Jadi ditinjau dari planit tua itu, bumi kita ini dulunya disebut sebagai tempat di sisi Rabbi, sehingga sehari di bumi kita dulu itu adalah 1000 tahun pada planit tua itu. Maka itu sebabnya, baik Ibrahim maupun Luth mengatakan akan berpindah ke Rabbi, dan ternyata mereka tiba di bumi kita ini, selaku bumi yang dilindungi (diberi barokah), yaitu lapisan ozon.

Umur Nuh jadi panjang, karena berada pada planit yang sudah tua dan pada akhir zaman, sesuai janji Allah yang disebut pada Al Quran Surat ke-22,ayat ke-47.

“Dan sesungguhnya kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka 1000 tahun kecuali 50, kemudian mereka dihantam topan, karena mereka orang-orang yang zalim” (Al-Quran, surat Al-Ankabut, ke 29, ayat 14)

Bukti bahwa Ibrahim ke bumi kita, dilihatkan oleh bekas tapak kakinya di dekat Ka’bah. Dan bukti Nuh ke bumi kita dibuktikan oleh sisa kapalnya di gunung Ararat di bukit Judi.

“Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun untuk manusia ialah yang di Makkah yang dilindungi, dan petunjuk untuk alam seluruhnya, padanya ada ayat-ayat yang menjelaskan, yaitu Maqom Ibrahim, dan siapa memasukinya, ia dalam keamanan “ (Al-Quran, surat Ali-‘Imran, ke 3 ayat 96-97)

Masih banyak hal ikhwal yang rahasia dalam kisah Ibrahim. Hanya sebagian kecil yang dapat diungkapkan ungkap di sini. Maka lebih lanjut, kita perhatikan kisah Nuh di Planit tua itu.

Selaku rasul terakhir di suatu planit tua, Nabi Nuh diperintah untuk membuat Benda Apung (FULKU), sesuai wahyu.

“Dan buatlah Banda Apung itu dengan rahasia mata kami dan wahyu kami” (Al-Quran, surat Hud, ke 11, ayat 37)

Memperhatikan kembali umur Nuh yang 1000 tahun kecuali 50, kita bertanya 50 apa ?. Memperhatikan surat ke 71 yang bernama Nuh, ternyata pada surat sebelumnya (surat ke 70) kita dapatkan jawaban 50 itu.

“Bertanya seorang penanya tentang bencana yang akan sampai. Untuk orang kafir tidak ada baginya sembarang penolak, dari Allah yang mempunyai tangga naik. Naik malaikat dan ruh-ruh kepada-NYA dalam satu hari yang ukurannya 50.000 tahun”.
(Al-Quran, surat Al-Ma’arij, ke 70, ayat 1-4)

Jadi Nuh hidup antara kaumnya 1000 tahun, dan selama 50.000 tahun berjalan melalui Al-Ma’arij, dan sampai ke bumi kita ini. Tentu hal itu hanya 50 hari saja di bumi kita. Dan sampailah Nuh bersama pengikutnya. Tentunya mereka pendek-pendek saja tinggi badannya. Paling tinggi 1 meter. Mereka mendarat di Judi di bumi kita (di lereng Gunung Ararat dekat Armenia). Maka dapatkah anda fahami bahwa semua penumpang Benda Apung Nuh tidak dapat merasakan dan tidak mengetahui bahwa mereka telah berpindah Planit ?.

Oleh sebab itu kisah Nuh yang ditulis bangsa Sumeria menggambarkan bahwa banjir besar itu terjadi di bumi kita ini.Sepintas kita terpengaruh oleh banjir air dalam kisah kaum Nuh, sehingga memberikan kesimpulan bahwa benda apung itu sekedar terapung di atas air. Sebenarnya ungkapan banjir sebesar itu, hingga puncak gunung yang tertinggi pun akan dicapainya adalah untuk menggambarkan kemusnahan total, bukan kemusnahan lokal. Namun pada al Qur’an Surat ke-070, ayat 2 dikatakan bahwa bagi orang yang tidak kafir ada penyelesaiannya melalui jalan naik dari Allah.

Pengikut Nuh tidak saja sebagai orang yang pendek-pendek, tetapi juga membawa kebudayaan yang cukup tua. Jelas bahasa yang mereka bawa pun bahasa yang sudah komplek dan jelas volume otaknya relativ lebih besar dari volume yang dimiliki oleh manusia bumi kita pada waktu itu. Sukar difahami suatu suku bangsa memiliki bahasa yang komplek tetapi tidak pernah mengalami kebudayaan yang komplek.

Jadi bumi kita telah didatangi oleh sekelompok manusia yang relatif lebih pintar dari penduduk bumi. Dan kalau anda lihat pada Al-qur’an Surat 17, ayat 002-003 jelas bahwa Bani Israel berasal dari turunan orang pendatang ini, dan bahasanya bersamaan dengan bahasa yang dibawa oleh Ibrahim, karena memang mereka berasal dari Planit tua yang sama.

DbClix

Comments
  1. hari says:

    assalamualaikum bro

    setahu saya di AL QURAN jelas disebutkan bahtera beliau terbuat dari kayu dan pasak.

  2. yuli pengen says:

    kumaha sia waee lah mas….

  3. omes says:

    pembahasan yang masuk akan tapi penafsiran al’quran perlu lebih dari sekedar pemikiran dengan logika

  4. bamaji says:

    nice info….tp masih banyak kejanggalannya….?
    tp paling tidak kita mengimani Al-Qur’an itu lebih baik.
    Dan semua rahasia di Al-Qur’an memang asik di bahas……

  5. ian says:

    Asslkm, menarik!!??, anda menggiring pembaca untuk memahami penafsiran anda dari sudut pandang anda, yaitu tentang keberadaan makhluk asing diluar bumi, tapi masih terkesan mencari-cari dan cenderung dipaksakan, maaf masih terlalu dangkal dalam menafsirkan ayat. wsslm.

    • kazegatana says:

      Penafsiran saya sebenarnya bermula dari pertanyaan, dari sebanyak ini jumlah planet yang ada di tata surya… apakah cua bumi yang berpenghuni ? dan kebetulan saya menemukan beberapa jawaban dari pertanyaan saya melalui Pak Kiay Fahmi Basya yang menulis tulisan ini… Tapi apapun pemahaman anda, bagi saya dengan mengetahui hal seperti ini tidak merubah apapun.. selain menambah rasa takjub dan sadar bahwa mausia ini adalah lebih kecil dari debu dan tak ada apa apa dibanding sang pencipta alam…

  6. KURTDICKBLOG says:

    Ngaco…Asli Ngaco Abis nih, ga pernah baca kitab DAQQO’IQUL AKBAR ya begini akhirnya. Hati-hati dengan Ilmu Tauhid, Bisa-bisa dimaki-maki orang jadinya. Pemikiran-pemikiran yang ga Karuan, bisa-bisa nya ayat Qur’an ditafsirkan sedemikian rupa. Segala teori Borobudur Versi Qur’an di tulis…Teori Maghrum…Bahlul…ga ada pembuktiannya secara ilmiah.

    • kazegatana says:

      Bro… ini adalah pemikiran orang yang lebih paham yang menurut saya menarik dan gak ada salahnya untuk diketahui. Siapa yang memaki maki artinya gak paham dengan tujuan saya menuliskan hal ini kembali… Cobalah untuk berfikir lebih besar dan tidak mengerdilkan pikiran, intinya cuma satu, kebenaran mutlak dan yang maha tahu adalah Allah SWT, dengan membaca dan mengetahui ini tidak akan membuat orang sesat.. jika orang yang membaca itu adalah orang yang beriman, dia pasti sadar, bahwa kebesaran Allah itu tidak bisa ditandingi dengan akal manusia…

      Salam.

  7. jemberldii says:

    Sungguh Alloh Maha segalanya, tiada tuhan selain Alloh… Allohu Akbar

  8. garonx says:

    kok ga capek sih nulis panjang lebar cmn untuk meyakini berita hoax mas, jelas2 temuan noah arc cmn rekayasa orang2 cina, coba di tinjau ulang aja. bukannya ga sebanding? kebesaran ayat2 qoran yg memberitakan noah arc malah dikotori ulah2 manusia yg sekedar cari sensasi, ga semudah itu menguak misteri Illahi.

    • kazegatana says:

      Hoax itu menjadi hoax terkadang karena kebenaran disebut hoax untuk menutupi sesuatu dengan hal yang lain berbentuk hoax, hehehe…. saya coba tulis aja, mudah mudahan bisa sadar bahwa alam semesta ini gak kecil dan kekuasaan Tuhan itu maha besar… salam🙂

  9. gonzales says:

    yg bnar???

  10. iwan says:

    Untuk penulis coba anda analisis tentang kata “daaba” yang ada di Al Quran, yang mengindikasikan tentang pencipataan manusia dan mengindikasikan bahwa Allah SWT menciptakan “daaba” di “samawa” dan dibumi. banyak orang menafsirkan “samawa” itu langit (atmosfer), tapi mengingat keluasan wilayah kekuasaan Allah SWT, “samawa” bisa juga berarti alam semesta. kadang-kadang saya berpikir knp Allah SWTmenciptakan alam semesta yang terdiri dari milyaran galaXy yang mengandung milyaran bintang, kok hanya di bumi ini yang ada manusianya? menurut guru SD saya, Allah menciptakan bintang itu sebagai alat melempari setan yang mencoba mencuri rahasia langit, tapi kok bintangnya ada 1000000000an x 1000000000an, apa setannya sebanyak itu? Sedangkan untuk klaim penemuan perahu nabi nuh, saya sangat tidak percaya, kapal JELEK dan MANUAL kayak gitu kok bisa menerjang ombak setinggi gunung, apalagi menembus samawa. Semoga kita semua diberi Allah SWT hikmah berupa petunjuk (bukan wahyu lho bos, kalo wahyu nanti ngaku-ngaku nabi..trus bikin agama baru, kan jadi lucu). Amin

  11. Sweet manggos says:

    sesungguh nya Allah paling benci dengan yang namanya Mubazir…..
    jadi apabila di alam semesta yang maha luas ini cuma di bumi yang memiliki kehidupan, bukan kah itu sama dengan mubazir…..?

    buat tuan rumah…, jangan mudah percaya dengan satu penafsiran yang belum tentu kebenaran nya…., apalagi ini menyangkut kepercayaan turun-temurun…..
    kita manusia ini pemikirannya sempit…, jadi gak bakal bisa dengan mudah menerima sesuatu yang gak sesuai dengan apa yang di yakini sebagai kebenaran turun-temurun….

    ibarat Alien (makhluk cerdas di luar bumi).., Manusia picik gak akan mudah menerima kalo ada makhluk lain yang lebih hebat dari manusia, iu karena kita slalu berpatok pada “Manusia Makhluk Tuhan Paling Sempurna”….

    tapi coba kita kaji…, Manusia sebagai makhluk paling sempurna itu sempurna yang bagai mana….?
    toh akhlak pengetahuan manusia jauh di bawah malaikat…, kecerdikan kita kalah jauh dari iblis…, bahkan teknologi juga kita di bawah makhluk golongan Jin…..

    jadi maksud SEMPURNA itu yang bagaimana….?

    manusia yang berfikiran sempit pasti bakal langsung nolak apa yang gua tulis…

    Buat lu Iwan…, mungkin itu memang perahu jelek buanget…, tapi inget siapa yang buat…?
    itu Nuh yang buat.., yang jelas2 orang yang di pilih oleh Allah…
    jadi gua pikir itu pemikiran yang LONGOR kalo lu ngomong “kapal JELEK dan MANUAL kayak gitu kok bisa menerjang ombak setinggi gunung, apalagi menembus samawa”

    jadi coba lu fikir…. kun faya kun kata Allah…
    semua yang di kehendaki Nya maka akan terjadi…

    kalo kita ngomongin yang lebih gak masuk akal…, peristiwa isra’ mi’raj…., secara logika.., mungkin gak menurut lu ada manusia bisa berjalan dari Mekah ke Palestina plus terbang ke Sidratul Muntaha yang kita gak tau di mana trus balik lagi ke tempat semula cuma butuh waktu 1 malem…

    tapi karena yang melakukan nya itu Rasulullah SAW semua jadi mungkin…
    karena ya itu tadi kun faya kun…., apabila Allah tlah berkehendak…, tak ada kata tak mungkin…

    makanya balik aja lu semua ke TK…, belajar lagi lu soal sejarah, iptek, plus paling penting belajar agama….

    dalam Al-Qur’an (gua lupa surat ama ayatnya) pernah gua baca ayat yang artinya kurang lebih begini….: “sesungguh nya Allah menciptakan apa yang kamu (manusia) tidak mengetahui…”

  12. aditya says:

    “NABI NUH kapalnya bukan berasal dari BUMI?”
    bahasan yag baru dan menarik
    Salam buat KH FB dan Anggota SSQnya
    semoga selalu diRahmati ALLAH SWT..
    ini lebih baik dari pada Qori-Qoriah yg sukanya melagukan AL Quran tanpa paham isinya

  13. aneh nih tulisan… kebanyakan ngimpi… jangan jadikan PERTANYAAN dasar anda sebagai sebuah epidemi dari ilmu yg sudah Allah turunkan…

    ilmu Allah itu FIX dan NYATA… keberadaan bahtera nabi nuh sudah jelas ADA dan NYATA… mungkin untuk hari ini kita belum memiliki bukti yg kuat untuk menafsirkan dan mengetahui keberadaan,, karena belum CUKUP nya ILMU yg kita miliki,, kelak semua akan terungkap… TAPI GAK DARI PLANET LAIN JUGA KALEEEE… please jangan asal menyadur hal² yg hanya ada dalam pikiran anda pribadi, karena anda manusia biasa yg RENTAN terbisik oleh syaitan…

    persoalan nabi Nuh ini milik Allah… maka jangan sekali² anda mencoba untuk membuka tabir tentang Nabi Nuh tanpa realitas dari Al-Qur’an dan hadits…

    quote = tanda² datangnya kiamat adalah AL-QUR’AN telah DIANGKAT oleh ALLAH. dan kisah Nabi Nuh jelas ada di dalam AL-QUR’AN dan BELUM TERANGKAT artinya belum DIBUKA… jadi kalo semua hal yg di terangkan AL-QUR’AN sudah DIANGKAT oleh ALLAH maka semua kekeliruan pandangan dari Agama hingga Fakta sejarah dan sebagainya sudah TERBUKA dan DIKETAHUI, maka pada masa itulah kiamat DATANG…!!!

    • kazegatana says:

      Wah, Bro Iqbal… Tulisan ini bukanlah sebuah pembenaran atau menyatakan bahwa yang ada ditulisan ini benar mutlak🙂 Ada sebuah ruang misteri di dunia ini yang mungkin belum terbuka, tetapi hal ini menarik untuk disimak. menarik melihat orang orang yang berusaha memecahkan tabir misteri itu, bahkan mencurahkan pikiran dan hidupnya untuk itu.. dan pemikiran yang salah diwaktu sekarang belum tentu salah ketika hal itu sudah ada buktinya kan ?🙂 contoh nyata adalah dulu pemikiran para ilmuwan bahwa bumi ini datar… ^_^

      Jadi, jika anda bilang “persoalan nabi Nuh ini milik Allah… maka jangan sekali² anda mencoba untuk membuka tabir tentang Nabi Nuh tanpa realitas dari Al-Qur’an dan hadits… ” menurut saya semua persoalan dan kejadian di dunia ini adalah milik Allah SWT, dan saya mencoba menuliskan kembali juga dengan potongan ayat Al-Quran kan ?🙂 memang sih, tanpa ilmu yang benar penafsiran ayat Al-Qur’an bisa menjadi beda…🙂 tapi ini tetap misteri Allah SWT membuat kenapa Al-Quran itu bisa ditafsirkan berbeda beda🙂

      Anda benar bahwa Ilmu Allah SWT itu fix dan Nyata, apa saya mengingkari nya disini ?🙂

      Nah, tulisan ini hanyalah semacam share.. saya tipe orang yang tidak mudah percaya pada apa yang saya baca atau saya dengar, tapi saya suka membaca dan mendengar untuk memperluas pikiran dan wawasan saya… Jadi, jika ada pemikiran anda yang lebih benar dari ini, silahkan di share juga🙂 gak perlulah ada perdebatan tak berujung dan yang pasti gak akan ada gama baru muncul dari pemikiran pemikiran disini… hehehe..

      Just open mind terhadap perbedaan persepsi, karena semua ini bukanlah pembenaran🙂

  14. DEBU KHURSI says:

    SYABAS TUAN. WALAU APA PUN KEFAHAMAN MU TETAPLAH KAMU BERAKAL DAN BERANI MENGONGSIKAN . MGKIN MAKSUD PLANIT LAIN ITU BUMI YANG DAERAHNYA BERBEZA. NAMUN DUNIA INI CUMA DIKETAHUI 7 PETALA BUMI DAN LANGIT. TAPI DIDASAR ILMUNYA ADA 54 ALAM BERLAINAN. TETAPLAH RASUL2 ITU DARI KETURUNAN MANUSIA. TETAPLAH JUGA DR KETURUNAN ADAM SEHINGGA NUH DAN IBRAHIM.

    SEMEMANGNYA KEDUDUKAN KAPAL TERSEBUT DIRAHSIAKAN. KERANA PERLU DIKETAHUI APAKAH KARGO YANG DIBAWANYA.

    MUHAMMAD SAW DIBAWA NAIK KE LANGIT LALU DITUNJUKKAN SIKSAAN NERAKA. BUKTI SUDAH BERJALAN JANJI TUHAN, BUKAN DUGAAN. DUNIA INI SUDAH DIKIAMATKAN 3 KALI SEBELOM KITA DAN PERLU KITA TAHU BLUE PRINT TUHAN MAKA INDAH IBADAH KITA.

    SEMUGA TUAN TERUS MENULIS, PEMIKIRAN KRITIS PERLU UTK MENYEDARKAN BANGSA KITA YG LAMA LENA. AMIN.

  15. saya lebih memilih pemikiran logika dari kh fahmi ini…tdk menepis kemungkinan bahwa apa yang ada di bumi ini merupakan aksesoris alam semesta yang tidak ada apa2nya dibandingkan pondasi2 yang kokoh diatasnya..ini membuktikan bahwa alquran membawa manusia pada pemikiran yang logis.

  16. budhar says:

    hay…..orang2 yang beriman ketahuilah bahwa Allah selalu menganjurkan kita untuk berfikir,. dan ingatlah semua yang diciptakan oleh ALLAH tersirat berbagai rahasia, jadi kalo lu lu ndk bisa mnerima tulisan ini ya….jagn kmudian harus memberikan vonis yang kurang sedap terhadap pnulis,donk. semua itu masih dalam wacana yang harus di pikir bersma..bukan suatu kputusan yang wajib trima..bagi penulis teruslah berexpedisi dengan rahasia TUHAN, aku menuggu kajian berkutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s