Si Penebang Kayu

Posted: April 7, 2010 in tale from the others

Dikisahkan suatu waktu seorang penebang kayu yang masih muda dan kuat melamar pekerjaan di sebuah tempat penebangan kayu dan karena fisiknya tersebut ia diterima bekerja di tempat tersebut. Upah yang didapat cukup besar sehingga si penebang kayu ingin melakukan yang terbaik yang dia bisa lakukan. Pemilik penebangan kayu memberinya sebuah kapak yang akan digunakannya nanti dan menunjukan area penebangan dimana dia akan ditugaskan .

Hari pertama si penebang kayu berhasil menebang 18 pohon. “Bagus, kamu melampaui harapan saya, kata si pemilik penebangan tsb”

Mendengar hal itu si penebang muda sangat termotivasi untuk bekerja lebih giat lagi, keesokan hari ia bekerja sangat keras namun dia hanya berhasil menebang 15 pohon. Keesokannya ia mencoba lebih keras lagi kali ini dia hanya mampu menebang 10 pohon. Hari selanjutnya hasil yang didapat terus berkurang dari hari sebelumnya.

“Mungkin aku terlalu lelah, aku tidak bisa mengerti apa yang terjadi, padahal aku sudah mengerahkan semua kekuatanku” Ia lalu menemui pemilik penebangan kayu tsb untuk meminta maaf. Si pemilik terdiam sejenak lalu bertanya singkat ” Kapan terakhir kamu mengasah kapak mu?” Mengasah kapak? seru si penebang aku tidak sempat untuk mengasahnya aku terlalu sibuk mengejar target menebang pohon pohon tersebut.

Sisihkan waktu untuk berdiam diri dan berdoa, disanalah terletak kekuatan untuk menghadapi hari hari yg ada di depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s