Ketika kuingkari keberadaan diriku…

Posted: January 9, 2010 in Death end story

Suatu saat aku akan sampai pada suatu batas dimana semua kisah telah diceritakan.
Saat aku sudah terlalu muak dengan keadaan dan dekat dengan batas menyerah dalam tindakan yang paling pengecut yang pernah terpikirkan.
Waktu yang telah berjalan selama ini dan aku terus mengisahkan cerita yang sama.
Bahkan rasa percaya dan semangat yang ada mulai terkikis dan perlahan sirna.

Dan sebelum saat itu tiba, aku berharap kamu bisa menemukan aku dan selamatkan jiwaku…
Ingat kan aku dengan pelukanmu bahwa aku selalu ada untuk kau butuhkan.
Senyuman mu akan bisa membuatku selalu hangat dan tak pernah memimpikan yang lain.
Keteguhan prinsip dan kepercayaan jiwa ku akan tersinari oleh hangatnya keindahan yang terpancar dari matamu.

Mimpi adalah kenyataan bagiku, sehingga bermimpi adalah proses yang sulit bagiku.
Bangkitkan lah anganku agar aku bisa bermimpi yang lebih indah dari yang pernah ada,
sehingga kenyataan yang lebih berarti bisa kuraih dan kupersembahkan buat pencipta hidupku.
Aku takkan bisa sendiri dan takkan pernah memenangkan pertempuran sendirian.

Sehingga aku berfikir, harus kuingkari selalu keberadaan diriku hingga aku temukan…
…atau kamu yang temukan aku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s