Sahabat

Posted: January 5, 2010 in the immortal of conscience

Tempat bisa berbagi tanpa ada tendensi, selain senang dan bahagia melihat cahaya semangat dari matamu, mendengar nada bahagia dalam suaramu dan jika kita bisa bertemu aku selalu berharap bisa melihat sosok mu dalam wujud malaikat.

Bentuk rasa dan cinta yang tulus yang pernah ada yang nyaris mencapai titik keabadian, walau sering kali tercoreng oleh goresan ego dan situasi. Namun bentuk itu malah terus berkembang dan menghangatkan suasana yang paling dingin sekalipun.

Jika aku bisa, aku akan menukar moment gembira dan bahagiaku untuk mu, agar semua perih dan luka yang ada padamu bisa lenyap dan kita bisa selalu tertawa bersama. Saat semuanya terjadi, aku tidak bisa ikut bersama dengan mu. Waktu ku masih belum sampai.

Hal yang telah pernah terjadi adalah sebuah sejarah yang indah yang selalu tercatat dalam hati. Tapi aku yakin dan selalu yakin, dari alam sana kebahagiaan akan selalu kau harapkan untukku. Tunggu aku nanti digerbang surga…

When darkness come to light.. It ends tonight…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s